Beranda Otomotif Toyota Indonesia Umumkan Corolla Cross Meluncur Awal Agustus

Toyota Indonesia Umumkan Corolla Cross Meluncur Awal Agustus

1
0
Jawapos

Royyan.net – Seperti diketahui Toyota Motor Corporation (TMC) telah meluncurkannya secara global (world premiere) Toyota Corolla Cross di Bangkok Thailand, pada Kamis (9/7). Seperti diprediksi sebelumnya kalau Indonesia sebagai negara berikutnya yang di incar TMC untuk peluncuran kedua Toyota Corolla Cross.

Ya, alasan ini sesuai dengan undangan yang di terima redaksi Royyan.net, dimana PT Toyota Astra Motor (TAM) akan meluncurkan crossover pada minggu pertama Agustus nanti.

Dalam undangan disebutkan kalau peluncuran akan dilakukan secara virtual. Memang, pihak TAM belum memberikan informasi bagaimana spesifikasi Toyota Corolla Cross yang akan dijual di Indonesia.

Akan tetapi, sebagai gambaran Anda bisa melihat spesifikasi Toyota Corolla Cross yang telah diluncurkan di Thailand. Pesaing dari Mitsubishi Outlander PHEV dan Honda HR-V di ditawarkan dalam dua pilihan mesin yaitu mesin bensin tipe 2ZR-FBE berkapasitas 1,8 liter empat silinder.

Mesin konvensional dengan transmisi super CVT-i ini dikabarkan mampu mengeluarkan tenaga sekuat 138 hp pada 6.000 rpm dan torsi 177 Nm pada 4.000 rpm. Sedangkan pilihan kedua ada versi hybrid dengan menggunakan mesin tipe 2ZR-FXE 1.8 litre yang dikawinkan dengan transimsi e-CVT sehingga menghasilkan tenaga 98 hp pada 5.200 rpm dan 142 Nm pada 3.600 rpm.

Mesin ini dipadukan dengan baterai untuk menggerakkan motor listrik dengan tenaga 71 hp dan torsi 163 Nm. Bila keduanya bekerja secara bersamaan maka total tenaga yang dihasilkan mencapai 120 hp.

Pastinya mobil ini dibangun menggunakan platform Toyota New Global Architecture (TNGA). Berbicara harga, Toyota Corolla Cross dibanderol mulai 989.000 baht – 1.199.000 baht atau sekitar Rp 457 juta – Rp 554 juta (1 baht = Rp 462,1).

Bila melihat harga ini, Toyota Corolla Cross tetap akan bersaing, karena fitur-fiturnya tak banyak bereda dengan yang dijual di pasar dunia, terutama yang di Thailand. Bisa jadi Toyota akan memanfaatkan fasilitas pengecualian tarif impor bea masuk di skema kerjasama perdagangan beas regioal ASEAN (AFTA). Dengan fasilitas itu maka tarif besa masuk barang bisa 5-0%. Kita tunggu saja.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini