Beranda Otomotif Terus Merugi, Mercedes Putuskan Hentikan Produksi Sedan di Pasar AS

Terus Merugi, Mercedes Putuskan Hentikan Produksi Sedan di Pasar AS

2
0
Jawapos

Royyan.net – Perusahaan induk Mercedes, Daimler, dilaporkan sedang menghadapi kesulitan keuangan. Perusahaan Jerman itu telah menderita kerugian operasional pada kuartal kedua sebesar EUR 1,68 miliar atau setara Rp 28,4 triliun karena pandemi Covid-19.

Kondisi tersebut mendorong perusahaan untuk mengurangi output produksinya. Sebuah laporan terbaru menyebutkan kalau Mercedes-Benz memutuskan untuk berhenti memproduksi mobil terutama jenis sedan di Amerika Serikat (AS) dan Meksiko.

Menurut laporan Reuters, dilansir via Motor1, Senin (20/7), Mercedes berniat untuk menghentikan produksi sedan C-Class di pabriknya di Alabama. Selain itu, pembuat mobil yang berbasis di Stuttgart itu juga akan berhenti membuat A-Class di pabrik di Aguascalientes, Meksiko. Kedua pabrik akan terus membuat SUV yang lebih menguntungkan.

“Upaya sistematis kami untuk menurunkan titik impas perusahaan dengan mengurangi biaya dan menyesuaikan kapasitas perlu dilanjutkan,” ungkap CEO Mercedes-Benz Ola Kaellenius seperti dilansir Reuters.

Rendahnya permintaan mobil selama pandemi bukanlah satu-satunya kesulitan yang dihadapi Daimler. Perusahaan menghabiskan biaya sebesar EUR 129 juta atau berkisar Rp 2,1 triliun untuk biaya operasional dan pensiun dini sebagian karyawannya serta EUR 687 juta atau setara dengan Rp 11,4 triliun dalam merestrukturisasi produksi global kendaraan Mercedes.

Selain itu, Daimler sedang mencari penghematan EUR 2 miliar atau setara dengan Rp 33,8 triliun per tahun melalui pemotongan staf, yang setara dengan 20.000 pekerjaan, menurut Handelsblatt, sebuah surat kabar Jerman. Perusahaan juga mempertimbangkan untuk menjual pabriknya di Iracemapolis, Brasil, sementara pabrik Hungaria juga dipertimbangkan untuk dijual lantaran dinilai menjadi penghambat.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini