Beranda Gadget Terdampak Pandemi Covid-19, Penjualan Smartphone Global Menurun

Terdampak Pandemi Covid-19, Penjualan Smartphone Global Menurun

2
0
Pasar Smartphone Indonesia Merosot Tajam Dihantam Pandemi Covid-19

Royyan.net – Penelitian industri terbaru dari Gartner membuat laporan tentang pengiriman smartphone global selama kuartal pertama (Q1) 2020. Pandemi Covid-19 mulai mengusik dunia sekitar Desember 2019. Itu mengakibatkan penghentian global banyak manufaktur dan penjualan smartphone di Tiongkok sebelum virus menyebar ke seluruh dunia.

Konsumen membelanjakan lebih sedikit untuk barang-barang yang tidak penting yang menyebabkan pengiriman smartphone global menurun. Penjualan smartphone global turun 20,2 persen Year on Year (YoY) pada Q1 tahun 2020. Lima merek smartphone teratas adalah Samsung, Huawei, Apple, Xiaomi, dan Oppo.

Dilansir dari laman resmi Gartner, Apple dikatakan mengalami penurunan penjualan yang lebih kecil. Sementara Oppo, Samsung, dan Huawei mengalami penurunan yang paling signifikan. Xiaomi adalah satu-satunya merek yang tumbuh dibandingkan tahun lalu, meski dengan 1,4 YoY.

Samsung mengirimkan lebih dari 55 juta perangkat. Namun, pada kuartal yang sama tahun lalu, Samsung mampu mengirimkan lebih dari 71 juta perangkat. Sementara itu, Huawei hanya mengirim sekitar 42 juta. Tahun lalu mampu mengirimkan lebih dari 58 juta. Apple hanya menjual 40 juta, dibandingkan dengan lebih dari 44 juta tahun lalu.

Data penjualan smartphone global pada Q1 2020. (Gartner)

“Kemampuan Apple untuk melayani klien melalui toko daring dan produksinya yang kembali mendekati level normal pada akhir Maret membantu memulihkan beberapa momentum positif awal,” Annette Zimmermann, Wakil Presiden Riset di Gartner.

Sementara Apple disebut-sebut memiliki awal yang kuat untuk tahun ini berkat jajaran produk barunya yang melihat momentum kuat secara global. “Jika Covid-19 tidak terjadi, vendor kemungkinan akan melihat penjualan iPhone mencapai rekor pada kuartal tersebut. Gangguan rantai pasokan dan menurunnya belanja konsumen menghentikan tren positif ini di bulan Februari,” imbuh Zimmermann.

Sementara Huawei disebut akan berjuang ketika mencoba untuk mendapatkan kembali momentum setelah Covid-19. Selain menunda produksi dan penjualan, Amerika Serikat (AS) terus berurusan dengan perpanjangan larangan terhadap Huawei. AS melarang Huawei dari lisensi Google Play dan memaksanya untuk mengirim semua teleponnya dengan HMS (Layanan Seluler Huawei) sebagai gantinya.

~

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini