Beranda Otomotif Suzuki Ajukan Hak Paten Teknologi Hybrid untuk Roda Dua

Suzuki Ajukan Hak Paten Teknologi Hybrid untuk Roda Dua

2
0
Jawapos

Royyan.net – Perkembangan teknologi tak ada hentinya termasuk di dunia otomotif, apalagi belakangan ini lagi gencar pengembangan teknologi ramah lingkungan. Hal ini dilakukan oleh Suzuki Motor yang saat ini sedang mendaftarkan hak paten atas teknologi sistem hybrid.

Seperti dilansir dari laman Visordown, teknologi hybrid Suzuki dengan menggabungkan kerja antara mesin konvensional pembakaran internal dengan motor listrik. Hal ini untuk mendapatkan torsi dan tenaga yang lebih besar, namun tetap ramah lingkungan. Suzuki telah mendaftarkan hak paten atas teknologi sistem hybrid ini.

Ya, langkah yang diambil Suzuki Motor seakan tak mau kalah dengan apa yang dilakukan Kawasaki yang kabarnya sedang mempersiapkan versi hybrid supercharged. Memamng harus diakui kalau kalau teknologi hybrid memang sudah menjadi wajib di dunia otomotif. Saat ini penerapan teknologi hybrid sudah banyak digunakan di kendaraan roda empat.

Cara kerja teknologi hybrid yang dimiliki Suzuki Motor adalah dimana motor listrik mendapat suplai tenaga dari baterai yang terletak di bawah jok pengendara. Bila dilihat basisnya bisa dikatakan hampir sama dengan teknologi hybrid pada umumnya.

Bila motor sedang berjalan dengan mesin konvensional, maka transmisi akan mengubah fungsi motor menjadi generator dan akan membantu suplai listrik ke baterai untuk mendukung kinerja komponen kelistrikan lainnya.

Sedangkan pada mode listrik, motor ini akan akan menggunakan tenaga elektrik murni dari sumber daya baterai. Saat mode seperti itu, mesin konvensionl bekerja sebagai penyuplai daya ke baterai, sehingga motor tak akan kehabisan sumber daya karena baterai tetap terisi.

Sayangnya, tak ada keterangan model motor apa dari Suzuki yang akan menggunakan teknologi ini. Akan tetapi dengan adanya gambar-gambar yang tersebut, menjadi bukti kalau Suzuki serius mengembangkan kendaraan ramah lingkungan kedepannya. Kita tunggu saja.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini