Beranda Otomotif Sepak Terjang 1.000 Hari Wuling Motors di Indonesia Buahkan Hasil

Sepak Terjang 1.000 Hari Wuling Motors di Indonesia Buahkan Hasil

4
0
Sepak Terjang 1.000 Hari Wuling Motors di Indonesia Buahkan Hasil

Royyan.net – Langkah awal yang dilakukan produsen mobil PT SGMW Motor Indonesia untuk bisa bersaing di pasar otomotif di Indonesia sangat tidak mudah. Apalagi image kendaraan Tiongkok terkait kualitas dan durabilitas dianggap sebelah mata di Indenesia.

Sangat wajar ini melekat di benak masyarakat Indonesia, karena pernah terganggu dengan kualitas motor Tiongkok yang pernah dipasarkan di Tanah Air. Namun, dengan keseriusan Wuling hal itu rupanya terkikis dengan sendirinya. Wuling tak mau-main agar bisa mendapatkan hati konsumen Indonesia dengan  menanamkan kepercayaan membangun pabrik.

Ya, ini tak main-main pembangunan pabrik mobil Wuling di Indonesia melibatkan investasi 700 juta dolar AS (sekitar Rp 9,3 triliun). Pabrik ini menciptakan rantai industri hulu dan hilir.

Di tahap awal, Wuling membidik pasar otomotif di segmen mobil penumpang kecil (low multipurpose vehicle, MPV). Di Indonesia, segmen tersebut memang selama ini menguasai pasar paling besar.  Beberapa model low MPV saat itu antara lain Honda Mobilio, Chevrolet Spin, Daihatsu Xenia, Mazda VX-1, Nissan Livina, Suzuki Ertiga, Toyota Avanza.

Waw, Wuling berhadapan dan berkompetisi dari pemain-pemain lama yang sudah lebih dulu “mumpuni” di pasar otomotif Indonesia. Akan tetapi ketelatenan Wuling dengan strategi jitu yang dilakukan membuahkan hasil.

Keberadaan pabrik ini menunjukkan keseriusan Wuling untuk memasuki pasar Indonesia, serta merupakan pencapaian penting bagi Wuling di Tanah Air. Tak mau menimbulkan keraguan konsumen, apalagi merek baru dari negara yang reputasinya tak diperhitungkan dan kurang bagus di Indonesia, Wuling melakukan riset dan survei pasar selama beberapa tahun sebelum produksi.

Di sisi lain Wuling Motors juga menegaskan bahwa memiliki rencana jangka panjang, bukan sekadar merek yang hit and run. Di tahun pertama Wuling rajin membangun puluhan jaringan penjualan dan purnajual di kota-kota besar. Bahkan hampir semua memiliki konsep 3S (Sales, Service, dan Spare Part). Hingga saat ini Wuling Motor sudah memiliki 115 dealer di seluruh Indonesia.

Strategi yang cukup jitu dalam membangun kepercayaan masyarakat, dimana sebelum meluncurkan produk pertamanya, Wuling ingin memberikan jaminan terkait kesiapan ketersediaan suku cadang, layanan purnajual, serta fasilitas dalam meningkatkan kualitas penjualan.

Seperti diketahui, produk pertama tak mengecewakan, dengan meluncurkan seri Confero pada awal Agustus 2017 Wuling bisa senyum “sumringah”. Karena produk pertamanya mendapat tempat di hati konsumen Indonesia. Ini menjadi salah satu memotivasi Wuling terus berkembang.

Hingga akhir 2017 sudah 5.050 unit Wuling Confero keluar dari pabrik yang terjual. Salah satu kunci keberhasilan Wuling selain menawarkan produk tak mengecewakan sesuai dengan kebutuhan kosumen juga harganya yang kompetitif.

Mempunyai harga kompetitif atau lebih murah tapi bukan murahan. Bahkan biaya perawatan yang dibutuhkan diklaim tak menguras kantong alias produk ini value for money. Rupanya Wuling harus bisa membangun kepercayaan konsumen sambil menghapus stigma mobil “kaleng-kaleng”.

Di 1.000 hari pertama di Indonesia, Wuling Motors telah menghadirkan empat model mobil di segmen berbeda. Dimulai dari peluncuran Wuling Confero pada 2017, lalu diikuti dengan Wuling Cortez pada 2018 sebagai MPV pesaing Innova. Bahkan di tahun yang sama Wuling juga sempat menghadirkan kendaraan komersial Formo.

Merek Wuling rupanya tak bisa diremehkan, karena pangsa pasarnya perlahan tapi pasti menanjak dari 0,5 menjadi 1,5 persen di 2018. Penjualannya secara wholesales juga naik hampir tiga kali lipat.

Memasuki tahun ketiga (2019-2020) Wuling sadar betul bahwa capaian ini mesti dirawat dengan baik. Minimal bisa mempertahankan dan maksimalnya meningkatkan tren penjualan. Atas dasar itu, kembali lahir produk unggulan mereka, Wuling Almaz.

Boleh dibilang pada model ini, Wuling sukses mendobrak pasar dengan menghadirkan SUV yang affordable dan lebih value for money. Momen kepercayaan sudah di tangan, saatnya melancarkan penjualan juga pendekatan produk.

Dalam waktu kurang dari 3 tahun di pasar otomotif Indonesia, Wuling menghadirkan empat model, mulai dari Confero, Cortez, Formo kemudian Almaz. Hingga saat ini Wuling seri Confero menjadi tulang punggung penjualan dengan angka 26.550 unit, disusul Wuling Almaz 9.903 unit, Wuling seri Cortez 9.424 lalu Wuling Formo 485 unit.

Selama 1.000 hari kerja keras Wuling mendapatkan hasil positif sebagai pemain baru di Indonesia. Namun persaingan dan inovasi harus tetap dilakukan agar bisa bertahan dan lebih dalam lagi mendapatkan kepercayaan konsumen.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini