Beranda Otomotif Royal Enfield Berencana Rilis Motor Anyar Tiap Tiga Bulan

Royal Enfield Berencana Rilis Motor Anyar Tiap Tiga Bulan

2
0
Royal Enfield Bakal Punya Model Twin, Himalayan, Sampai Motor Listrik

Royyan.net – Royal Enfield menjadi salah satu pabrikan otomotif yang mengalami beberapa turbulensi akibat pandemi Covid-19. Meski demikian, mereka tidak menyerah pada rencana mendominasi.

Dalam sebuah wawancara dengan Car and Bike baru-baru ini, CEO perusahaan Vinod Dasari menyampaikan rencana yang ambisius. Setelah menyebut ingin menjual motor custom yang bisa disesuaikan sendiri oleh calon pembeli, Royal Enfield menyebut perusahaan berencana untuk merilis sepeda motor baru setiap kuartal selama beberapa tahun ke depan.

Dasari mengatakan bahwa Royal Enfield akan segera meluncurkan platform baru setelah masa darurat Covid-19 selesai. Sejauh yang diketahui semua orang, model baru ini akan disebut sebagai Meteor 350.

Model Meteor itu seharusnya terungkap awal tahun ini, tetapi karena Covid-19, peluncurannya ditunda. Model tersebut dikatakan akan menggantikan desain Thunderbird 350 yang lebih tua.

Seiring dengan peluncuran 350 yang diperkirakan, penggemar Royal Enfield di seluruh dunia mungkin akan melihat mesin lain dalam kisaran 250 cc-750 cc dalam waktu dekat. Secara khusus, gosip tentang mesin 250 untuk sementara waktu juga telah mengemuka.

Dasari mengindikasikan penggemar merek tersebut akan melihat tiga atau empat motor baru yang keluar setiap kuartal atau setiap tiga bulan sekali. Itu menunjukkan bahwa orang-orang akan melihat setidaknya 10 Royal Enfield baru dalam kurun waktu itu.

“Salah satu hal yang telah kami lakukan selama 3-4 tahun terakhir adalah mempercepat rencana produk baru secara signifikan. Kami akan tetap menjadi perusahaan menengah, di suatu tempat antara 250 dan 750 cc. Dalam kisaran ini, ada lima level yang kita lihat,” ujar Dasari.

Dirinya juga menyebut telah belajar bagaimana membuat banyak model berbeda dalam infrastruktur modular yang sama dengan mesin, gearbox, dan kerangka yang sama. “Jadi, dalam hal itu, apa yang secara tradisional merupakan perusahaan yang memiliki powertrain terbatas, kini akan mengalami ekspansi signifikan dalam kisaran produk,” imbuh Dasari.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini