Beranda Otomotif Perhatikan Aspek Ini saat Gunakan Mobil Setelah Lama Didiamkan

Perhatikan Aspek Ini saat Gunakan Mobil Setelah Lama Didiamkan

3
0
Perhatikan Aspek Ini saat Gunakan Mobil Setelah Lama Didiamkan

Royyan.net – Meski angka penularan positif Covid-19 masih tinggi, pemerintah pelan-pelan mulai melonggarkan kegiatan masyarakat dengan kebijakan New Normal. Selama beberapa bulan ini, akibat pandemi Covid-19 pemerintah memberlakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) dengan meminta masyarakat bekerja, belajar dan beribadah hanya dari rumah.

Akibat kebijakan tersebut, banyak pekerja yang melakukan pekerjaannya dari rumah. Karena tidak bekerja ke luar rumah, praktis kendaraan mereka baik motor dan mobil jadi tidak digunakan.

Nah, untuk pemilik mobil yang akan menggunakan kembali mobilnya setelah lama diam karena Work From Home (WFH) ada beberapa hal yang perlu diperhatikan. Kepala Bengkel Auto 2000 BSD City, Wahono menjelaskan, sebelum menggunakan mobil kembali beraktivitas setelah lama tak digunakan, lakukan beberapa pengecekan ringan.

Hal tersebut dimaksudkan agar mobil dipastikan dalam kondisi benar-benar siap jalan tanpa ada kendala apapun. Pertama dan paling mudah, tetap panaskan mobil secara rutin.

“Sebelum siap dipakai lagi, sebaiknya walaupun WFH, secara periodik mobil dipanasi. Perhatikan kondisi aki, pemanasan mobil secara berkala bertujuan untuk tetap menjaga mesin dalam kondisi prima dan untuk mengisi listrik di baterai atau aki karena lama diam,” buka Wahono saat ditemui Royyan.net di bengkelnya belum lama ini.

Meski WFH, Wahono meminta kepada pemilik mobil untuk sesekali membuat mobil bergerak. Komponen yang bergerak diusahakan bergerak walau hanya sesekali memutar posisi parkir.

“Tujuannya untuk membuat komponen yang bergerak tetap bergerak. Komponen bergerak biasanya ada bearing atau joint-joint sambungan, nah itu usahakan bergerak supaya tidak lengket atau lama kami dan ketika digunakan beraktivitas kembali tidak kaget,” imbuhnya.

Saat memanaskan mobil, penting juga untuk memastikan bahwa AC pada mobil untuk dibiarkan menyala. Ini dimaksudkan agar sirkulasi udara pada kabin dan ruang AC mobil berjalan lancar dan siap digunakan kembali.

“AC usahakan hidup ya, biar refresh udara di kabin dan pipa-pipa AC-nya. Perhatikan juga tekanan angin ban karena selama diam dan terparkir lama, angin dalam ban jadi berkurang tekanannya,” ucapnya.

Selanjutnya, aspek yang juga penting untuk dipastikan bekerja dengan baik dan siap digunakan adalah bahan bakar. Mobil yang lama diam biasanya akan terdepresiasi nilai oktan atau bahan bakarnya. Segera lakukan pengisian ulang bahan bakar atau kalau sudah berhenti lama, kuras dan ganti bahan bakar dengan yang baru.

Aspek ini ditekankan untuk pemilik mobil dengan mesin diesel yang menggunakan bahan bakar solar. “Untuk mobil diesel ini menjadi perhatian penting. Solar kalau lama didiamkan biasanya akan mengendap dia kotorannya di bawah, makanya ini perlu diperhatikan,” tegas Wahono.

Terakhir, sebelum benar-benar siap jalan dan dipakai kembali menemani aktivitas harian, pastikan semua lampu-lampu dan komponen elektrikal menyala. Perhatikan indikator di dashboard atau di panel Multi Information Display (MID).

“Yang harus nyala pastikan nyala, yang harus mati pastikan mati. Biasanya yang paling sering kena setelah lama parkir adalah sensor ABS. Perhatikan juga bagian ruang mesin, buka dan bersihkan sebelum jalan, pastikan tidak ada tikus atau binatang lain yang bersarang karena mobil terlalu lama diam,” tandas Wahono.
Area lampiran

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini