Beranda Otomotif Mobil Berwarna Bodi Gelap Cenderung Beresiko Kecelakaan Paling Tinggi

Mobil Berwarna Bodi Gelap Cenderung Beresiko Kecelakaan Paling Tinggi

2
0
Mobil Berwarna Bodi Gelap Cenderung Beresiko Kecelakaan Paling Tinggi

Royyan.net – Bagi Anda yang mempunyai rencana membeli mobil sebaiknya mengetahui lebih dulu masalah warna yang akan dipilih. Pasalnya warna bodi mobil juga berpengaruh terhadap resiko kecelakaan, kok bisa? Ya, fakta ini berdasarkan studi yang dilakukan Monash University Accident Research Centre (MUARC), Australia.

Dalam studi yang dilakukan mencoba menghubungkan soal keselamatan jalan dan warna pada mobil. Hasilnya mobil berwarna hitam lebih berpotensi terlibat dalam kecelakaan sedangkan warna putih diklaim paling aman.

Menurut Dr. Stuart Newstead peneliti senior MUARC mengatakan, kalau studi paling komprehensif untuk menyelidiki hubungan antara warna kendaraan dan risiko kecelakaan. Pada temuan studi jelas menunjukkan bahwa kendaraan berwarna putih memiliki risiko kecelakaan terendah. Yaitu 12 persen lebih kecil di semua jenis kondisi cahaya. Menyusul dibelakangnya warna krem dan kuning.

Sebaliknya, bila dilihat secara persentase mobil hitam memiliki risiko kecelakaan 12 persen lebih tinggi. Ini diikuti mobil dengan abu-abu dengan risiko 11 persen lebih tinggi. Lalu mobil berwarna silver 10 persen lebih tinggi, kemudian biru dan merah 7 persen.

Mobil dengan warna gelap lebih samar terlihat saat berada di jalan. Apalagi ketika mobil dikendarai pada malam hari dengan kondisi hujan yang biasanya jarak pandang sangat terbatas. Hal ini semakin membuat mobil susah terlihat yang berujung terhadap potensi kecelakaan.

Sedangkan warna mobil yang mengandung unsur metalik dapat memantulkan cahaya lebih banyak dan membahayakan bagi pengendara lain. Terlebih jika berkendara di malam hari.

Pada studi internasional sebelumnya telah memeriksa visibilitas dan warna kendaraan tetapi belum sepenuhnya memperhitungkan faktor-faktor lain yang mungkin berdampak pada risiko kecelakaan, seperti demografi pengemudi.

Penelitian ini didukung lembaga keselamatan dan asuransi jalan RACV Australia. Chief Engineer Vehicles RCAV, Michael Chase mengatakan, hasil tersebut menjadi pertimbangan pengemudi dalam membeli mobil yang sadar akan keselamatan.

Akan tetapi dirinya berpendapat kalau pengemudi seharusnya lebih mengenali faktor-faktor lain. Seperti tingkat perlindungan mobil, dan fitur keselamatan.

Pada intinya meskipun mengemudi mobil dengan warna gelap dapat meningkatkan risiko kecelakaan Anda, namun yang paling berpengaruh besar adalah kebiasaan mengemudi Anda. Maka sebaiknya jadilah pelopor keslamatan saat berkendara.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini