Beranda Otomotif Menengok Keunggulan SUV Listrik BMW iX Penantang Tesla

Menengok Keunggulan SUV Listrik BMW iX Penantang Tesla

3
0
Jawapos

Royyan.net – Persaingan dan adu teknologi terus dilakukan oleh produsen otomotif dunia, salah satunya BMW AG yang siap menghadirkan kendaraan ramah lingkungan dengan beragam fitur canggih. Belum lama ini produsen mobil mewah asal Jerman ini secara resmi mengungkapkan keunggulan SUV listrik bernama iX.

Mobil berjenis SUV listrik ini digadang sebagai penantang dengan SUV buatan Tesla Inc, yakni Tesla Model X. Pihak BMW akan membenamkan perangkat masa depan baru, bahkan mobil ini diklaim sebagai kendaraan yang siap memenuhi keinginan konsumen secara global.

Rencananya BMW iX akan mulai dijual di Amerika Serikat pada awal 2022. Dilansir dari laman Electrek, versi produksi BMW iX ini mempunyai ukuran yang lebih besar dari perkiraan awal. Bahkan BMW AG mengatakan kalau eksterior SUV itu merepresentasikan imajinasi ulang tentang proporsi ukuran khas Sport Activity Vehicle (SAV) BMW.

Diungkapkan kalau panjang dan lebar, mobil ini sebanding dengan BMW X5. Sedangkan tingginya akan dibuat mirip dengan BMW X6, karena garis atapnya yang mengalir. Sementara itu, ukuran rodanya mengingatkan kita pada BMW X7.

Bila baterai BMW iX terisi penuh maka mobil ini mampu menempuh jarak hingga 300 mil atau 480 kilometer. Sebagai informasi kalau jarak ini lebih pebdek dari jarak yang bisa ditempuh Tesla Model X Lon Range, yakni sejauh 371 mil atau sekitar 594 kilometer.

Selain tersedia pengisian cepat DC, BMW juga menyematkan teknologi terbaru terkait sistem pengendara otomatis. Hal ini membuat BMW iX selangkah lebih maju. Rencanannya akan mulai diproduksi di Dingolfing, Jerman paruh kedua tahun depan.

Disisi lain bagi Tesla Model X, mobil BMW iX bukanlah satu-satunya pesaing, karena SUV buatan Tiongkok yaitu Nio juga menghadangnya di pasar. Begitu juga dengan Cadillac milik General Motors yang meluncurkan SUV listrik Cadillac Lyriq.

Sementara Ford Motor Company, juga berencana akan mengeluarkan SUV listrik yang diperkirakan menjadi pesaing BMW iX itu, degan menggunakan basis Mach-E.

Kembali lagi ke BMW iX, mobil ini memiliki unit lampu depan paling tipis dibandingkan model produksi seri BMW yang ada saat ini. Pada bagian belakang lampu didesain lebih ramping, pegangan pintu dipasang rata, serta jendela tak memiliki bingkai.

Pada gril depan terintegrasi dengan kamera, sehingga radar dan sensor untuk sistem bantuan pengemudi terbaru bisa disematkan pada mobil ini. Menampilkan spaceframe aluminium dan carbon cage, interior SUV listrik ini juga terlihat baru. Lingkar kemudi kendaraan berbentuk segi enam dan ventilasi udara bergaya rumit.

Tampilan interior mobil listrik BMW iX. (dok.Electrek)

Tenaganya dibekali dengan teknologi eDrive BMW yang mencakup dua motor listrik, elektronika daya, teknologi pengisian daya, dan baterai bertegangan tinggi generasi kelima.

Nantinya mobil listrik ini menghasilkan daya maksimum hingga 500 Tk dan mampu melesat dari kecepatan 0 hingga 100 kilometer per jam kurang dari 5 detik. BMW iX memiliki angka konsumsi daya listrik gabungan kurang dari 21 kWh per 100 kilometer dalam siklus uji WLTP.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini