Beranda Gadget Lama Ditinggal, Apple Diketahui Masih Bekerja pada Teknologi Touch ID

Lama Ditinggal, Apple Diketahui Masih Bekerja pada Teknologi Touch ID

3
0
Jawapos

Royyan.net – Teknologi pengenalan biometrik berbasis sentuhan dari Apple atau Touch ID pada perangkat iPhone, diketahui sudah cukup lama ditinggalkan. Sudah beberapa generasi iPhone hadir sejak Apple menghapus Touch ID pada iPhone, mereka dan memperkenalkan teknologi lain berbasis penyelaman wajah atau Face ID.

Meski Face ID lebih nyaman dan lebih aman, sulit untuk menyangkal betapa lebih nyamannya Touch ID terutama di zaman sekarang ini, di mana kita mengenakan masker yang membuat proses autentikasi dengan Face ID jadi sedikit lebih sulit. Oleh karenanya, kini mulai banyak orang mulai merindukan teknologi tersebut dan berharap Apple akan menghadirkannya di perangkat iPhone selanjutnya.

Apakah dengan ini Apple akan pernah mengembalikan Touch ID? Menurut rumor, mereka mungkin melakukannya, dan sepertinya rumor itu cukup bisa dipercaya. Ini karena berdasarkan paten yang ditemukan oleh AppleInsider, tampaknya Apple dapat secara aktif tetap bekerja untuk menghasilkan solusi Touch ID dalam layar mereka sendiri.

Mengingat bahwa tumpukan tampilan tidak selalu tembus 100 persen, paten menjelaskan bagaimana Apple telah menemukan cara untuk mengatasi masalah itu secara potensial.

“Misalnya, dalam beberapa kasus, array lensa mikro dapat dibentuk pada permukaan belakang tumpukan display. Setiap lensa mikro dalam larik dapat memiliki titik fokus yang terletak dengan, selaras dengan, atau di dekat salah satu lubang tembus cahaya,” demikian bunyi deskripsi paten tersebut sebagaimana dilansir via Ubergizmo, Rabu (8/7).

Ini sebenarnya bukan pertama kalinya Apple diketahui membuat paten berdasarkan sensor Touch ID dalam layar, tetapi tidak jelas metode mana yang pada akhirnya dipilih perusahaan. Namun, seperti halnya paten, sulit untuk mengatakan apakah ini adalah ide yang dijelajahi Apple dengan santai, atau juatru pada akhirnya bisa muncul dengan sendirinya dalam produk yang sebenarnya masih perlu dilihat lagi.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini