Beranda Otomotif Kemenperin dan NMAA Sosialisasikan Standarisasi Kerja Modifikator RI

Kemenperin dan NMAA Sosialisasikan Standarisasi Kerja Modifikator RI

4
0
Kemenperin dan NMAA Sosialisasikan Standarisasi Kerja Modifikator RI

Royyan.net – Menyiasati kondisi pandemi covid-19 yang tengah berlangsung hingga saat ini, National Modificator & Aftermarket Association bekerja sama dengan Kementerian Perindustrian (Kemenperin)  adakan webinar (Seminar online). Ini untuk menyosialisasikan Rancangan Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (RSKKNI) yang beberapa waktu lalu telah disusun.

Penyusunan RSKKNI tersebut melibatkan beberapa modifikator dalam negeri serta pelaku dunia otomotif Tanah Air yang diinisiasi penuh oleh Kemenperin RI. Dalam webinar otomotif yang pertama kali diadakan oleh NMAA sebagai salah satu road to event Indonesia Modification Expo (IMX) 2020 melibatkan beberapa panelis yang berkepentingan di dalamnya.

Di antaranya Putu Juli Ardika selaku Direktur Industri Maritim, Alat Transportasi, Alat Pertahanan Kementerian Perindustrian Republik Indonesia. Selain itu, David Kartono selaku AVP of Business Tokopedia yang merupakan sponsor utama Tokopedia IMX 2020. Yomin Sugianto, founder Yoong Motor Group Indonesia, Wibowo Santosa dari Permaisuri Ban, Aris Harvenda selaku NMAA Steering Committee dan juga jurnalis otomotif, serta Andre Mulyadi sebagai NMAA Founder dan IMX Project Director.

“Kegiatan webinar ini merupakan yang pertama kalinya kami lakukan dengan demi harapan dapat menjaga ekosistem dunia otomotif, khususnya industri aftermarket agar tetap bergeliat di tengah situasi yang membatasi kita sekarang. Terima kasih kepada para panelis yang sudah berkenan memberikan materi dan informasi yang bermanfaat kepada ratusan peserta yang ambil bagian di dalamnya,” ujar Andre Mulyadi.

RSKKNI

Kemenperin RI secara simultan terus mendukung tumbuhnya industri modifikasi kendaraan di dalam negeri. Sebab, industri ini dinilai mampu meningkatkan kreativitas dan inovasi. Serta memacu berkembangnya usaha sektor komponen kendaraan yang digarap sumber daya lokal.

Dengan NMAA, Kemenperin saat ini sedang mendorong industri modifikasi Indonesia agar bertaji di negeri sendiri. Hal tersebut juga sejalan dengan visi NMAA dalam usahanya untuk memajukan industri modifikasi dan aftermarket Tanah Air.

Putu Juli Ardika menerangkan kalau industri modifikasi itu komunitasnya terus berkembang. Salah satu indikasinya (Indonesia Modification Expo 2019) di Balai Kartini tahun kemarin pengunjungnya sangat ramai.

“Saat ini generasi milenial sedang tumbuh dan dibarengi dengan meningkatnya pendapatan per kapita penduduk secara nasional, maka akan mendorong kegiatan penyaluran hobi seperti modifikasi dengan sangat positif,” ucap Putu.

Karena itu Kemenperin RI menginisiasi sertifikasi untuk modifikator-modifikator Indonesia. “Kita akan secara simultan memberikan pelatihan dengan RSKKNI bidang modifikasi yang sedang disusun. Sehingga nantinya modifikator akan dapat tambahan ilmu yang akhirnya menjadi bisa mengembangkan komponen aftermarket lokal. Pada akhirnya konsumen pun puas karena tenaga kerja modifikator kita memiliki standarisasi kerja yang sama,” pungkas Putu.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini