Beranda Otomotif Kemenhub Berikan Imbauan Truk Trailer dan Tronton Pasang RUP

Kemenhub Berikan Imbauan Truk Trailer dan Tronton Pasang RUP

2
0
Jawapos

Royyan.net – Angka kecelakaan lalu lintas masih menjadi salah satu fator penyumbang angka tertinggi kematian. Banyak hal yang sudah dilakukan untuk meminimalkan angka kematian akibat kecelakaan lalu lintas.

Kali ini ada satu lagi cara yang dilakukan Kementerian Perhubungan (Kemenhub) terkait hal ini. Yaitu mengimbau truk trailer dan tronton memasang perisai kolong belakang (rear underran protection/RUP). Gunannya mencegah terjadinya kecelakaan fatal akibat tabrak belakang.

Budi Setiyadi yang menjabat Dirjen Perhubungan Darat Kemenhub mengatakan, Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) telah merekomendasikan pemasangan alat tambahan pada bumper belakang truk trailer dan tronton yang disebut RUP. Ini untuk mencegah mobil kecil nyelonong ke kolong mobil besar yang bisa mencederai pengemudi maupun penumpang.

“Sebagai langkah tindak lanjut rekomendasi dari KNKT untuk meningkatkan aspek keselamatan bidang LLAJ (lalu lintas angkutan jalan), serta untuk menurunkan angka fatalitas akibat mobil kecil tabrak belakang mobil besar perlu dilakukan pemasangan RUP pada kendaraan bak muatan,” ujar Budi dalam keterangan resminya, Senin (20/7).

Ketika ada kejadian mobil kecil nyelonong atau menabrak bagian belakang truk besar, maka akan tertahan oleh RUP tersebut, kemudian kantong udara (airbag) akan mengembang, dan penumpang mobil kecil bisa selamat.

Truk trailer dan tronton memasang perisai kolong belakang (rear underran protection/RUP). Gunannya mencegah terjadinya kecelakaan fatal akibat tabrak belakang. (Ilustrasi)

Melihat data dari Insurance Institute for Highway Safety, jumlah kendaraan yang mengalami kecelakaan akibat tabrak belakang sangat tinggi. Tak main-main, jumlah angka kematian pada kendaraan kecil sebesar 97 persen. Sebagai informasi kejadian tabrak belakang di tol Cipali ada sekitar 37 kecelakaan setiap bulan.

Menurut Budi dengan dipasangnya RUP diharapkan bisa meminimalkan dampak yang ditimbulkan pada saat tabrakan belakang dengan kendaraan kecil. Terkait hal ini Kementerian Perhubungan telah mengeluarkan Surat Direktur Jenderal Perhubungan Darat No. AJ. 510/1/14/DRJD/2020 perihal himbauan pemasangan bumper belakang pada kendaraan bermotor jenis mobil barang bak muatan.

Budi juga menambahkan aturan yang sama juga dilakukan di negara kawasan Eropa yang diatur dalam UN Regulation 58. Selain RUP pemasangan stiker pemantul cahaya yang berfungsi membantu pengguna kendaraan di belakangnya terutama pada malam hari juga penting.

Akan tetapi di pasaran banyak beredar stiker pemantul cahaya yang kualitasnya tidak sesuai standar. Sebaiknya para pemilik armada truk membekali armadanya dengan hal yang disebutkan di atas dan diminta untuk mematuhi aturan lalu lintas.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini