Beranda Teknologi Jaringan 4G Sudah Menjangkau Lebih dari 11 Ribu Desa Wilayah 3T

Jaringan 4G Sudah Menjangkau Lebih dari 11 Ribu Desa Wilayah 3T

3
0
Jaringan 4G Sudah Menjangkau Lebih dari 11 Ribu Desa Wilayah 3T

Royyan.net – Direktur Jenderal Penyelenggaraan Pos dan Informatika (PPI) Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo), Ahmad M Ramli mengatakan pemerintah bersama operator seluler telah membangun jaringan 4G di lebih dari 11 ribu desa atau kelurahan di wilayah Tertinggal, Terdepan dan Terluar (3T). Ramli mengklaim, lebih tepatnya sebanyak 11.228 dari 20.341 desa yang terkaver dari 70 ribu desa (di seluruh Indonesia), 11 ribu sisanya ada di 3T.

Dalam seminar virtual (webinar) “Pemerataan Jaringan Telekomunikasi dalam Menyongsong New Normal”, dari Jakarta, Rabu (10/6), Ramli menjelaskan, dari 83.218 desa atau kelurahan di seluruh Indonesia, saat ini sudah terjangkau jaringan 4G sebanyak 70.670, termasuk di dalamnya wilayah 3T.

“Sementara itu, dari 20.341 desa di wilayah 3T, masih ada 9.113 desa lainnya yang belum terkaver,” ujar Ramli.

Menurut Ramli, Kemenkominfo akan terus mewujudkan pemerataan akses internet agar dirasakan seluruh masyarakat. Pada wilayah yang sudah terkaver 4G, pemerintah juga memastikan kualitas layanannya.

“Jadi pemerintah sudah melakukan bersama-sama dengan operator, tidak hanya membangun daerah-daerah yang non 3T, tetapi juga yang 3T,” jelasnya lagi.

Dirjen PPI Kemenkominfo Ahmad M Ramli. (Screenshot Webinar Kemenkominfo)

Dari 11.228 desa wilayah 3T yang sudah terkaver, 1.606 desa dibangun oleh Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (Bakti) Kemenkominfo dengan menggunakan dana USO. Sementara 9.622 desa lainnya oleh operator.

Ramli menambahkan, saat ini masih banyak desa atau kelurahan yang belum terjangkau 4G, baik di wilayah 3T maupun non 3T, yakni ada lebih dari 12 ribu, “Jadi kalau 12.548 ini kalau kita bagi lagi, ada 9.113 berada di 3T, tetapi ada juga sekitar tiga ribu yang ada di wilayah-wilayah non 3T,” tuturnya.

Untuk wilayah non 3T yang belum terkaver, pemerintah akan menyerahkan kepada operator-operator seluler untuk membangun, sementara di wilayah 3T oleh Bakti.

“Karena desa-desa yang 9.113 ini otomatis sebetulnya mungkin secara keekonomian bagi operator agak kurang menarik karena mungkin penduduknya kecil, tetapi tetap harus (ada layanan internet), walaupun penduduknya sedikit desa itu tetap harus kita kasih sinyal,” tegas Ramli.

~

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini