Beranda Teknologi Dorong Sektor e-Commerce, Kominfo Percepat Bahas RUU PDP

Dorong Sektor e-Commerce, Kominfo Percepat Bahas RUU PDP

1
0
Dorong Sektor e-Commerce, Kominfo Percepat Bahas RUU PDP

Royyan.net – Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) mengklaim segera mempercepat pembahasan Rancangan Undang-Undang (RUU) Perlindungan Data Pribadi (PDP) yang saat ini sudah berada di DPR untuk proses politik. Hal tersebut dikatakan agar dapat mendorong sektor perdagangan elektronik (E-Commerce) di tengah pandemi Covid-19.

“Kami berupaya mempercepat rancangan perundangan PDP karena saat ini kami membutuhkan peraturan tersebut,” ujar Direktur Jenderal Aplikasi Informatika (Aptika) Kemenkominfo Semuel Abrijani Pangerapan melalui siaran video zoom dengan tema Transforming ASEAN.

Menurut Semuel, perundangan tersebut merupakan payung hukum bagi pelaksanaan berbagai kegiatan digital di ruang internet. Dari mulai kegiatan perdagangan, hiburan dan lain sebagainya yang menggunakan ruang internet. Sehingga, pengguna internet dapat terjamin keamanannya dari ancaman kejahatan dunia maya yang semakin rawan.
“Perundangan ini merupakan payung hukum bagi pengguna internet,” katanya.

Pria yang karib disapa Semmy itu menargetkan pada tahun ini perundangan tersebut akan segera diselesaikan pada bulan agustus. Adanya pandemi sendiri menunda penyelesaian perundangan tersebut sehingga akan diupayakan selesai pada tahun ini.

“Ada pandemi membuat pembahasan perundangan tersebut menjadi tertunda. Akan terus kami upayakan selesai pada tahun ini,” imbuhnya.

Sebelumnya, Direktur Jenderal Penyelenggaraan Pos dan Informatika (PPI) Kementerian Kominfo Ahmad M. Ramli, mengatakan pelayanan telekomunikasi yang berkualitas saat ini sudah dilakukan oleh pemerintah dengan meningkatkan kecepatan internet mencapai 10-15 Mbps dalam mendukung kegiatan perdagangan elektronik tersebut. Dengan menggunakan pelayanan telekomunikasi tersebut, masyarakat dapat menggunakan fasilitas perdagangan di dunia maya dengan lancar.

“Dengan kecepatan internet yang sudah disediakan oleh pemerintah, masyarakat dapat melakukan perdagangan elektronik dengan baik,” katanya beberapa waktu lalu.

Masyarakat Indonesia di tengah pandemi, lanjut Ramli memerlukan pelayanan telekomunikasi dengan harga yang sangat terjangkau. Jangan, sampai dalam mendapatkan akses komunikasi untuk pergadangan daring masyarakat harus membayar dengan biaya yang cukup mahal. “Masyarakat saat ini membutuhkan pelayanan yang baik dengan harga yang terjangkau,” tandasnya.

~

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini