Beranda Otomotif Di Masa Depan, Motor Harley Bakal Lebih Mudah Bermanuver

Di Masa Depan, Motor Harley Bakal Lebih Mudah Bermanuver

2
0
Di Masa Depan, Motor Harley Bakal Lebih Mudah Bermanuver

Royyan.net –  Bukan rahasia kalau sebagian besar sepeda motor besutan Harley-Davidson adalah motor yang berat. Karena bodinya yang besar, ditambah mesinnya yang juga berkubikasi jumbo, banyak orang jadi tak bisa mengendarai motor Harley karena sulit diajak bermanuver.

Dengan bobotnya yang rata-rata berada di kisaran 800 pon atau 362 kg lebih, bermanuver dengan motor Harley (tergantung pada modelnya) selalu ada sedikit risiko kehilangan keseimbangan atau terjatuh saat tak bisa menjaga bobot motor. Karena motornya sangat berat, tidak hanya berusaha menjaga agar motor tidak jatuh hampir mustahil, membangunkannya juga sama sulitnya.

Namun di masa mendatang, tampaknya Harley-Davidson ingin lebih ramah kepada banyak segmen pengguna lainnya termasuk mereka yang berbadan tak terlalu tinggi atau besar untuk bisa mengendarai motor Harley. Hal tersebut ditunjukan dengan sebuah paten terkait teknologi self balancing untuk membuat sepeda motor tetap seimbang dalam berbagai kondisi misalnya saat berhenti atau bermanuver.

Paten tersebut baru-baru ini terkuak dan segera dapat menangani masalah bobot dan keseimbangan berkat sistem gyroscopic yang akan membantu menyeimbangkan motor. Paten yang diterbitkan pada Mei 2020 lalu dideskripsikan sebagai ‘alat bantu pengendara giroskop yang dapat dioperasikan untuk menghasilkan momen korektif pada kendaraan sebagai respons terhadap input dari aktuator’.

Sederhananya, perusahaan tampaknya mengembangkan bentuk teknologi self-balancing. Iterasi teknologi ini menggunakan roda gila atau flywheel yang dipasang di gimbal dan dilengkapi dengan sensor kecepatan dan sensor giroskop mekanik yang bertentangan dengan sensor listrik seperti yang ditemukan di Inertial Measurement Units (IMUs).

Menurut paten, sistem ini dirancang untuk mendeteksi jumlah atau putaran kecepatan rendah dan menggunakan giroskop yang dikelola komputer untuk menangkal kecenderungan yang melampaui ambang batas yang diprogram dan membantu menjaga sepeda motor tetap tegak. Alat itu akan ditempatkan di kotak atas, di bagian belakang sepeda.

Dokumen tersebut menjelaskan bahwa kecepatan rotasi flywheel bisa setinggi 10.000 hingga 20.000 rpm, yang menyatakan bahwa beberapa konstruksi bahkan dapat memungkinkan kecepatan hingga 40.000 rpm. Meskipun flywheel diharapkan berputar setiap saat “siap”, sistem self-balancing itu sendiri hanya akan aktif pada kecepatan rendah.

“Kopling disediakan antara aktuator dan alat bantu pengendara giroskopik untuk secara selektif menonaktifkan pengendara gyroscopic. membantu perangkat saat transisi dari kondisi pertama kendaraan ke kondisi kedua kendaraan. Giroskop tidak akan melakukan intervensi dengan kecepatan jelajah saat pengendara menangani tikungan atau pada kurva (kecepatan,” demikian penjelasan paten tersebut.

Sementara sebagian besar pengendara berbadan cukup tinggi dan besar serta bertenaga dapat mengelola berat motor ini dengan cukup mudah, penurunan dapat memiliki dampak yang lebih signifikan pada basis pelanggan Harley yang sudah tua. Hal yang sama dapat dikaitkam tentang pengendara yang lebih baru dan kurang berpengalaman yang mungkin menemukan berat dan ukuran motor yang luar biasa dan terhalang untuk membeli Harley karena alasan itu.

Sistem self-balancing bisa menjadi solusi untuk mendorong lebih banyak pengendara untuk mendapatkan Harley yang besar dan besar lagi di masa depan. Dengan kata lain, terkait paten tersebut, tampaknya Harley-Davidson ingin pasar yang lebih luas lagi dengan menyediakan motor yang bisa digunakan oleh banyak orang dengan berbagai postur tubuh, demikian dilansir Royyan.net dari CycleWorld. (*)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini