Beranda Teknologi BSSN Sebut Fasilitas Riset Keamanan Bukalapak Sudah Baik

BSSN Sebut Fasilitas Riset Keamanan Bukalapak Sudah Baik

3
0
BSSN Sebut Fasilitas Riset Keamanan Bukalapak Sudah Baik

Royyan.net – Bukalapak kembali diterpa isu keamanan data pengguna yang dikabarkan bocor. Angka isu kebocoran data Bukalapak sendiri tak main-main yakni mencapai 13 juta data pengguna.

Isu kebocoran data Bukalapak sendiri kembali mencuat setelah platform e-commerce lainnya, Tokopedia dikabarkan juga mengalami nasib serupa baru-baru ini. Namun, untuk Bukalapak, pihaknya membantah isu tersebut dan mengatakan kalau kasus kebocoran data yang kembali mengemuka itu adalah kasus lama yang terjadi tahun lalu.

Sehubungan dengan kabar yang beredar mengenai kebocoran data di Bukalapak, Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) menyatakan bahwa berita tersebut merupakan pengungkapan kembali kasus dari kejadian tahun 2019.

“Setelah kejadian tersebut, Bukalapak dan BSSN sudah bersama-sama mengevaluasi dan memperbaiki sistem keamanan di Bukalapak. Kami juga sudah meninjau fasilitas riset Bukalapak untuk mengetahui sejauh mana Bukalapak berkomitmen dalam implementasi keamanan siber,” ujar Kepala BSSN (Badan Siber dan Sandi Negara) Letjen TNI (Purn) Hinsa Siburian melalui keterangan tertulisnya kepada Royyan.net.

Dikarenakan data-security ini adalah sebuah risiko yang berkelanjutan, kedepannya, BSSN mendorong Bukalapak untuk terus melakukan tinjauan terhadap tata kelola keamanan informasi, implementasi standar keamanan dan regulasi pelindungan data pribadi, serta edukasi secara berkelanjutan kepada penggunanya.

Dalam kesempatan yang sama, Pakar Keamanan Siber Alfons Tanuwijaya juga mendukung pernyataan Chief Executive Officer Bukalapak Rachmat Kaimuddin sebelumnya bahwa risiko terhadap keamanan siber adalah risiko yang dimiliki oleh semua pihak. Oleh karena itu, pengguna juga diharapkan dapat melakukan langkah-langkah pencegahan.

“Jika sampai kredensial pengguna bocor, logikanya sampai saat ini kemungkinan karena pengguna berhasil dikelabui (oleh oknum),” ujarnya.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini