Beranda Otomotif BMW Amini Harga Mobil Listrik Masih Terlalu Mahal Karena Baterai

BMW Amini Harga Mobil Listrik Masih Terlalu Mahal Karena Baterai

7
0
BMW Amini Harga Mobil Listrik Masih Terlalu Mahal Karena Baterai

Royyan.net – Masih belum tingginya angka adopsi mobil listrik atau Electric Vehicle (EV) disebut-sebut karena masih mahalnya harga mobil yang bersangkutan. EV menjadi mahal karena faktor komponen baterai di dalamnya dan hal ini belakangan diamini oleh BMW.

Dilansir dari BMWBlog, Jumat (8/5), BMW percaya kalau harga baterai yang lebih rendah akan sangat penting untuk meningkatkan adopsi EV oleh masyarakat. Dikatakan bahwa komponen baterai EV bertanggung jawab atas sekitar 50 persen dari total biaya produksi.

Pengurangan harga pada paket baterai sementara akan membuat EV segera lebih murah dan lebih terjangkau. Hingga pada akhirnya BMW percaya bahwa hal tersebut dapat meningkatkan adopsi.

BMW mengatakan bahan baku baterai mencapai 80 persen dari harga paket baterai itu sendiri dengan 20 persen untuk tenaga kerja dan biaya bahan lainnya. Setiap penurunan harga akan tergantung tidak hanya pada penurunan biaya bahan baku.

Penelitian juga dapat membantu menciptakan sel-sel baru, dengan bahan yang lebih murah dan lebih efisien. Salah satu yang paling menjanjikan adalah kimia lithium-sulfur dan baterai solid-state. Masalah dengan penelitian adalah bahwa hal itu membutuhkan waktu lama dan biaya banyak uang.

Artikel BMWBlog tidak menyebutkan biaya di mana baterai akan memiliki harga yang setara dengan kendaraan bermesin pembakaran. Sementara mengutip InsideEvs, lada 2013, angkanya berada di USD 100 atau berkisar Rp 1,5 jutaan per kWh atau lebih rendah, dan angka itu masih berlaku.

Baik dengan proses yang dioptimalkan untuk mendapatkan bahan baku atau kimia inovatif untuk baterai, kuncinya adalah biaya. Apapun yang menurunkan biaya setiap kWh untuk pembuat mobil juga akan membuat harga EV turun. Menurut BMW, hal itu saja akan cukup membantu peningkatan adopsi EV.

Yang juga penting untuk diperhatikan adalah produsen mobil lain mesti mengingat bahwa penggantian baterai juga harus terjangkau. Sebab tidak seorang pun mau membeli mobil yang nilainya terdepresiasi setelah beberapa tahun jika harga penggantian baterainya sendiri justru lebih mahal dari pada harga jual mobil itu sendiri.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini