Beranda Otomotif Bila Shockbreaker Anda Seperti Ini, Maka Sudah Waktunya Ganti

Bila Shockbreaker Anda Seperti Ini, Maka Sudah Waktunya Ganti

2
0
Jawapos

Royyan.net – Perawatan kendaraan apapun jenisnya memang sudah menjadi kewajiban, mengenal karakter komponen yang mulai aus memang diperlukan. Misalnya saja pada komponen shockbreaker yang merupakan salah satu perangkat wajib untuk menjaga kenyamanan berkendara.

Fungsi ini akan sangat terasa dirasakan pada saat Anda harus melewati jalan dengan permukaan yang bergelombang atau jalanan penuh dengan lubang. Keberadaan shockbreaker sangat penting diperhatikan karena berkaitan langsung dengan kestabilan sepeda motor.

Karena saat Anda harus menikung, shockbreaker berkualitas baik sangat dibutuhkan agar motor tidak oleng dan membuat Anda terjatuh. Banyak pertanyaan kapan shockbreaker harus diganti? Ada beberapa hal yang harus diperhatikan.

Shockbreaker adalah salah satu komponen dengan daya tahan cukup tinggi. Biasanya, produk shockbreaker OEM akan habis masa pakainya di usia 3-5 tahun. Namun ini semua tergantung dari perawatan dan penggunaan sepeda motor itu sendiri, terkadang shockbreaker bisa bertahan hingga 7 tahun.

Dalam mengecek apakah shockbreaker sepeda motor Anda masih dalam kondisi layak pakai atau tidak, ada beberapa trik yang bisa dilakukan. Pertama, tekan setang motor ke bawah, dan perhatikan shockbreaker-nya, jika pegas shockbreaker kembali dengan sangat cepat, itu artinya shockbreaker sudah mati atau rusak.

Kedua, shockbreaker yang baik harus kembali secara pelan-pelan. Hal ini menunjukkan jika kompresi dalam shockbreaker masih sangat baik, belum terjadi kebocoran. Secara fisik, Anda bisa memperhatikan seal shockbreaker depan. Jika terlihat ada rembesan oli, maka seal shockbreaker harus segera diganti.

Selanjutnya Anda bisa test sepeda motor Anda melalui jalanan berlubang atau jalan bergeombang. Jika terdapat pantulan, artinya shockbreaker harus segera diganti. Makin banyak pantulannya, makin besar kerusakan dari shockbreaker.

Berkendara dengan shockbreaker yang sudah mati bisa sangat berbahaya. Selain menurunkan performa kendaraan, kesehatan Anda pun akan terganggu karena pinggang akan terasa sakit dan badan akan cepat merasa pegal saat berkendara.

Penting di ingat, ganti shockbreaker dengan produk OEM, bukan produk aftermarket yang kualitasnya di bawah produk OEM. Minimalnya, ganti produk shockbreaker Anda dengan produk yang sudah memiliki label SNI agar usia pakainya maksimal dan nyaman saat diajak berkendara. Semoga Bermanfaat.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini